PADANG – Awal tahun 2026 dimanfaatkan Kepala Bidang Hubungan Masyarakat (Kabid Humas) Polda Sumatera Barat, Kombes Pol Susmelawati Rosya, untuk mempertegas arah hubungan Polri dan insan pers ke depan. Dalam suasana hangat penuh kekeluargaan di Esa Cafe Padang, ia menegaskan satu hal: media bukan sekadar rekan kerja, melainkan mitra strategis yang berjalan beriringan dengan institusi kepolisian.
Silaturahmi bertajuk “Mensucikan Hati Menjemput Ramadan” itu menjadi lebih dari sekadar agenda seremonial. Di hadapan puluhan awak media, Susmelawati menyampaikan komitmen terbuka dan personal. Ia ingin setiap jurnalis merasa menjadi bagian dari keluarga besar Polda Sumbar.
“Media adalah mitra strategis kami. Jika ada kebutuhan atau musibah, kabari kami. Awak media adalah saudara saya,” ujarnya tegas, disambut anggukan para hadirin.
Pernyataan tersebut bukan sekadar basa-basi pembuka tahun. Susmelawati secara gamblang menyatakan bahwa pintu komunikasi selalu terbuka. Ia bahkan menekankan bahwa kebersamaan tidak berhenti pada ruang konferensi pers.
“Kalau ada saudara kita yang tertimpa musibah, ada pesta, atau wisuda, kabari kami. InsyaAllah kami hadir sebagai bentuk kebersamaan,” katanya, memperlihatkan pendekatan humanis yang ia bangun dalam memimpin Bid Humas.
Sepanjang 2025, menurutnya, relasi Polri dan media di Sumbar telah menunjukkan kematangan. Berbagai dinamika, tantangan pemberitaan, hingga momentum keberhasilan pengungkapan kasus dilalui bersama. Ia mengapresiasi kerja jurnalistik yang tetap kritis namun berimbang.
“Terima kasih atas sinergi selama ini. Kita berharap 2026 menjadi tahun yang lebih baik, lebih solid, dan penuh inovasi,” ucapnya optimistis.
Tak hanya berbicara tentang hubungan internal, Susmelawati juga menyinggung peran pers dalam isu-isu strategis daerah. Ia mencontohkan pengawalan kebijakan IPR dan WPR yang saat ini menjadi perhatian Kapolda Sumbar hingga ke tingkat pusat, mengingat dampaknya terhadap mata pencaharian masyarakat.
“Awak media diharapkan terus update dan profesional dalam pemberitaan. Informasi yang akurat sangat penting untuk menjaga stabilitas dan kepercayaan publik,” tegasnya.
Komitmen keterbukaan juga ia buktikan melalui mekanisme konferensi pers yang akan digilir secara adil agar seluruh media mendapat kesempatan yang sama. Langkah ini disebutnya sebagai bentuk transparansi sekaligus penghargaan terhadap kerja jurnalistik.
Kasubbid Penmas, Kompol Omri Yan Sahureka, turut menambahkan arahan teknis agar media yang ingin bergabung atau memperbarui data dapat menyerahkan foto dan surat tugas resmi ke Bid Humas. Penataan administrasi ini, menurutnya, penting demi tertibnya koordinasi dan pelayanan informasi.
Suasana semakin reflektif saat penceramah Endi MN menyampaikan tausiyah. Ia mengingatkan pentingnya menjaga lisan dan hati nurani dalam setiap tindakan. Pesan tersebut terasa relevan, baik bagi aparat penegak hukum maupun insan pers yang sama-sama bekerja dengan kata dan keputusan.
Ketua IKW RI, Dafit Efendi, menyampaikan apresiasi atas inisiatif silaturahmi tersebut. Sementara Ketua KJI, Peter Prayuda, berharap ke depan seluruh awak media dapat terus difasilitasi dan dirangkul secara setara.
Sejumlah jurnalis yang hadir pun menyampaikan kesan positif. Mereka menilai pendekatan Kabid Humas yang terbuka dan komunikatif telah memperkuat rasa saling percaya. Kebersamaan yang terbangun dinilai bukan lagi hubungan formal antarinstansi, melainkan relasi profesional yang dibingkai kekeluargaan.
Di tangan Kombes Pol Susmelawati Rosya, Bid Humas Polda Sumbar tampak diarahkan pada model komunikasi yang lebih partisipatif. Ia tidak hanya berbicara soal pemberitaan, tetapi juga membangun ruang dialog yang sehat dan produktif.
Bagi Susmelawati, Polri sebagai pelindung dan pengayom masyarakat membutuhkan dukungan pers yang profesional dan beretika. Sebaliknya, pers memerlukan akses informasi yang terbuka dan akuntabel. Di titik itulah sinergi menemukan maknanya.
Tahun 2026 pun dicanangkan sebagai babak baru kolaborasi yang lebih solid. Dari suka hingga duka, dari dinamika hingga prestasi, Polri dan media di Sumatera Barat diharapkan tetap berjalan berdampingan, menjaga ruang publik tetap sejuk dan terpercaya.
EYS

0 Komentar