BREAKING NEWS

10/recent/ticker-posts

Right Button

test bannerSELAMAT DATANG DI WEBSITE "HARIANJA NEWS"

Junaidi Rison Pimpin Deklarasi Zero HALINAR, Lapas Padang Tegaskan Komitmen Bersih dari Pelanggaran

PADANG – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Padang menunjukkan keseriusannya dalam menciptakan lingkungan pemasyarakatan yang bersih dan berintegritas melalui Apel Penandatanganan Komitmen Zero HALINAR, Senin (20/4/2026). Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Kepala Lapas Padang, Junaidi Rison, serta diikuti seluruh jajaran pegawai.

Suasana apel berlangsung khidmat, mencerminkan tekad kuat seluruh petugas dalam memerangi praktik HALINAR, yang meliputi penggunaan handphone ilegal, pungutan liar, dan peredaran narkoba di dalam lapas. Momentum ini menjadi langkah konkret dalam memperkuat tata kelola pemasyarakatan yang transparan dan akuntabel.

Rangkaian kegiatan diawali dengan pembacaan Tri Dharma Petugas Pemasyarakatan sebagai pengingat akan nilai-nilai dasar yang harus dipegang teguh dalam menjalankan tugas. Semangat kebersamaan semakin terasa saat seluruh peserta menyanyikan Lagu Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan serta Mars Pemasyarakatan, yang menggugah jiwa korsa dan loyalitas institusi.

Dalam amanatnya, Junaidi Rison menegaskan bahwa komitmen Zero HALINAR bukan sekadar seremonial, melainkan harus diwujudkan dalam tindakan nyata sehari-hari. Ia mengingatkan bahwa integritas adalah kunci utama dalam menjaga marwah institusi pemasyarakatan.

“Tidak ada ruang bagi pelanggaran. Setiap petugas harus menjadi garda terdepan dalam menciptakan lingkungan lapas yang bersih, aman, dan berintegritas,” tegasnya.

Sebagai puncak kegiatan, seluruh peserta apel, mulai dari kepala lapas, pejabat struktural hingga staf, secara bersama-sama menandatangani deklarasi Zero HALINAR. Penandatanganan ini menjadi simbol kesepakatan moral sekaligus komitmen kolektif untuk menolak segala bentuk penyimpangan di dalam lapas.

Melalui langkah ini, Lapas Padang terus memperkuat upaya reformasi birokrasi di bidang pemasyarakatan, dengan harapan mampu meningkatkan kualitas pelayanan serta membangun kepercayaan publik terhadap institusi.

(EYS)

Posting Komentar

0 Komentar