BREAKING NEWS

10/recent/ticker-posts

Right Button

test bannerSELAMAT DATANG DI WEBSITE "HARIANJA NEWS"

Gatot Tri Suryanta–Solihin Gaungkan Ramadan Damai, Polda Sumbar Siap Kawal Ibadah 1447 H

PADANG – Menyambut datangnya Ramadan 1447 Hijriah, Kapolda Sumatera Barat, Gatot Tri Suryanta, didampingi Wakapolda Sumbar Solihin, menyampaikan pesan penuh makna kepada masyarakat Ranah Minang. Dari Markas Polda Sumatera Barat, keduanya menyerukan agar bulan suci dijalani dengan khusyuk, aman, dan sarat kedamaian.

Dalam suasana visual bernuansa hijau dengan sentuhan lentera keemasan yang merepresentasikan spirit Ramadan, Kapolda tampil dengan gestur hormat, tangan terkatup di dada. Sikap tersebut menjadi simbol ketulusan sekaligus komitmen bahwa kepolisian hadir bukan sekadar menjaga keamanan, tetapi juga merawat ketenangan batin masyarakat yang menjalankan ibadah puasa.

Irjen Gatot Tri Suryanta menegaskan, Ramadan bukan hanya momentum ritual tahunan, melainkan ruang pembinaan moral dan penguatan karakter. Menurutnya, nilai kesabaran, empati, serta kepedulian sosial yang tumbuh selama bulan suci harus menjadi fondasi kehidupan bermasyarakat.

“Ramadan adalah bulan pendidikan jiwa. Di sinilah kesabaran ditempa dan solidaritas diperkuat. Kami memastikan seluruh jajaran siap menjaga keamanan agar masyarakat dapat beribadah dengan tenang dan nyaman,” tegasnya.

Komitmen tersebut, lanjut Kapolda, diwujudkan melalui pengamanan menyeluruh di berbagai titik strategis. Mulai dari pengamanan salat tarawih, tadarus Al-Qur’an, hingga pengawasan pusat-pusat keramaian dan jalur mudik menjelang Idulfitri, seluruh personel telah disiagakan dengan pendekatan preventif dan humanis.

Senada dengan Kapolda, Brigjen Solihin menekankan pentingnya peran kolektif masyarakat dalam menjaga suasana tetap kondusif. Ia mengingatkan bahwa stabilitas keamanan bukan hanya tanggung jawab aparat, melainkan buah dari kesadaran bersama.

“Ramadan harus menjadi bulan yang menyejukkan. Mari kita jaga toleransi, saling menghormati, dan menghindari hal-hal yang dapat memicu gangguan ketertiban,” ujarnya.

Pendekatan humanis menjadi garis kebijakan utama. Patroli dialogis, sambang tokoh masyarakat, serta pengamanan rumah ibadah dilakukan dengan mengedepankan komunikasi persuasif. Polri, kata Solihin, ingin memastikan kehadirannya benar-benar dirasakan sebagai pelindung dan pengayom umat.

Lebih jauh, Gatot Tri Suryanta mengajak masyarakat menjadikan Ramadan sebagai titik balik memperkuat persatuan di tengah dinamika sosial yang kian kompleks. Ia menekankan bahwa menjaga lisan, menahan diri dari ujaran kebencian, serta menghindari provokasi merupakan bagian dari ibadah sosial yang tak kalah penting.

“Keamanan yang kita rasakan hari ini adalah hasil kebersamaan. Mari kita rawat suasana damai ini agar Sumatera Barat tetap menjadi daerah yang sejuk dan harmonis,” tuturnya.

Di penghujung pernyataan, Kapolda dan Wakapolda menyampaikan doa agar seluruh masyarakat diberikan kesehatan dan kekuatan menjalani ibadah puasa hingga meraih kemenangan di Hari Raya Idulfitri. Pesan itu sekaligus menegaskan bahwa Ramadan 1447 H di Sumatera Barat diharapkan berlangsung dalam balutan ketertiban, kedamaian, dan keberkahan bagi semua.

EYS

Posting Komentar

0 Komentar