SIJUNJUNG, — Peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2 Mei 2026 dimaknai secara mendalam oleh Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Muaro Sijunjung. Melalui sebuah publikasi resmi, Kepala Lapas Sijunjung, Ahmad Junaidi, A.Md.IP., S.H., M.M., menyampaikan pesan kuat tentang pentingnya pendidikan sebagai pondasi utama dalam membangun karakter bangsa.
Dalam momentum tahunan tersebut, Ahmad Junaidi menegaskan bahwa pendidikan tidak hanya sebatas transfer ilmu pengetahuan, tetapi juga menjadi sarana membentuk kepribadian, moral, serta integritas generasi penerus. Hal ini sejalan dengan tema Hardiknas tahun ini, yakni “Membangun Karakter Bangsa, Melalui Pendidikan Bermakna.”
Ia menyampaikan bahwa nilai-nilai pendidikan harus hadir di setiap lini kehidupan, termasuk di lingkungan pemasyarakatan. Menurutnya, lembaga pemasyarakatan juga memiliki peran strategis dalam memberikan pembinaan berbasis pendidikan kepada warga binaan agar mampu kembali ke masyarakat sebagai pribadi yang lebih baik.
“Pendidikan adalah kunci perubahan. Tidak ada batasan ruang untuk belajar, termasuk di dalam Lapas. Di sinilah kami terus mendorong pembinaan yang tidak hanya bersifat fisik, tetapi juga mental dan intelektual,” ujar Ahmad Junaidi dalam pesannya.
Visual yang ditampilkan dalam publikasi tersebut menggambarkan sosok Ahmad Junaidi berdiri tegas dengan latar belakang suasana sekolah yang penuh semangat, mencerminkan harapan akan masa depan generasi muda yang cerah melalui pendidikan yang berkualitas.
Peringatan Hardiknas di Lapas Sijunjung juga menjadi refleksi bahwa setiap individu, tanpa terkecuali, berhak mendapatkan pendidikan yang layak. Semangat inilah yang terus dihidupkan sebagai bagian dari upaya membangun bangsa yang berkarakter, berintegritas, dan berdaya saing.
Dengan semangat Hardiknas 2026, Lapas Kelas IIB Muaro Sijunjung menegaskan komitmennya untuk terus berkontribusi dalam menciptakan pendidikan yang inklusif dan bermakna bagi seluruh lapisan masyarakat.
**EYS

0 Komentar